Sepercik Kisah untuk Mengucap Syukur
Kata Kunci:
panti jompo, lansia, syukur, refleksi diri, empatiAbstrak
Program pengembangan diri melalui kegiatan pengabdian di Panti Jompo Kasih Sayang, Bekasi, memberikan pengalaman yang mendalam bagi mahasiswa dalam memahami makna kepedulian, empati, dan rasa syukur. Tulisan ini bertujuan merefleksikan pengalaman selama mendampingi para lansia melalui berbagai kegiatan, seperti senam bersama, bernyanyi, berbagi cerita, serta membantu kebersihan lingkungan panti. Pada awal kunjungan, penulis mengalami culture shock karena kondisi panti dan kesehatan para lansia yang jauh dari bayangan sebelumnya. Keterbatasan tenaga pengurus, kondisi fisik penghuni yang sebagian besar mengalami penyakit kronis, serta fasilitas yang sederhana menjadi tantangan nyata yang ditemui. Namun, di balik segala keterbatasan tersebut, para lansia tetap menunjukkan semangat hidup, rasa syukur, dan kebahagiaan atas perhatian yang diberikan. Pengalaman ini menyadarkan penulis bahwa kehadiran, waktu, dan perhatian yang tampak sederhana dapat memberikan dampak yang sangat berarti bagi orang lain. Selain itu, kisah para lansia dan dedikasi para pengurus panti menjadi pembelajaran berharga tentang ketulusan dalam melayani sesama. Refleksi ini mendorong penulis untuk lebih menghargai setiap berkat dalam kehidupan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menjadikan rasa syukur sebagai bagian penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari.