Kebijakan Publik dan Tantangan Rasionalitas Kesejahteraan di Indonesia: Polemik Program Vasektomi bagi Warga Miskin di Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.36914/tarfo.v6.i2.225Kata Kunci:
kebijakan publik, kesejahteraan, vasektomi, warga miskinAbstrak
Kebijakan Gubernur Jawa Barat Deddy Mulyadi yang mewajibkan masyarakat miskin di wilayahnya untuk mengikut program Keluarga Berencana (KB) dengan metode vasektomi, menuai kontroversi. Temuan di sejumlah wilayah Jawa Barat dimana terdapat keluarga miskin yang memiliki anak dalam jumlah besar, yakni 12 hingga 18 orang menjadi dasar munculnya kebijakan tersebut. Program KB dengan vasektomi tersebut muncul dengan tujuan membatasi angka kelahiran dan meningkatkan kesejateraan masyarakat.
Unduhan
Diterbitkan
2025-08-18
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Suryo Dwi Putranto (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.