Memaknai Perayaan Hari Kemerdekaan ke-77 dengan Cinta

Penulis

  • Yulita Daru Priliantari STARKI Author

Kata Kunci:

17 Agustus, Cinta, HUT RI, Covid-19

Abstrak

Tepat pada tanggal 17 Agustus, kita, bangsa Indonesia, secara serentak memperingati hari bersejarah yang merupakan awal kemerdekaan bangsa. Sebagai komunitas akademika yang berada di wilayah Nusantara, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI) juga turut memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan upacara bendera yang berlangsung secara khidmat dan bermakna.

Upacara dihadiri oleh Badan Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita (BPH YPTT) beserta karyawan YPTT, Pimpinan STARKI beserta dosen, tenaga kependidikan dan perwakilan mahasiswa, serta tidak ketinggalan pula para karyawan outsourcing yang turut serta dalam kekhidmatan dan kemeriahan perayaan tersebut.

Para petugas upacara yang terdiri dari perwakilan dosen, tenaga kependidikan, dan karyawan outsourcing menunjukkan performa terbaik mereka yang membuat suasana di pagi tanggal 17 Agustus 2022 di halaman kampus itu sungguh berbeda dari dua tahun belakangan ini.

Ada apa dengan dua tahun terakhir ini? Yang pasti ada "sesuatu" yang memunculkan adanya tema peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini yang berbunyi "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat." Pulih dari apa? Bangkit dari apa pula?

Pandemi karena virus Corona telah melanda dunia, tak terkecuali Indonesia, negeri kita tercinta ini. Mungkin sebagian dari kita masih ingat bahwa pada Senin, 2 Maret 2020, Presiden kita, Bapak Jokowi, mengumumkan dua kasus Covid-19. Dua kasus itu adalah seorang ibu berusia 64 tahun beserta putrinya yang berumur 31 tahun (Kompas.com).

Walau secara pasti tidak diketahui kapan virus Corona itu masuk ke Indonesia, namun sejak diumumkannya dua kasus tersebut, sejak saat itulah terjadi perubahan besar di berbagai aspek kehidupan di negeri kita ini.

Perayaan HUT RI 17 Agustus 2020 berlalu tanpa ada kerumunan dan keramaian. Begitu juga pada tahun berikutnya, 2021, tak ada upacara bendera, tak ada pesta dan lomba. Yang ada hanyalah upaya bagaimana agar kita dapat merdeka, terbebas dari virus Corona, atau setidaknya dapat bertahan dalam situasi dan suasana yang tidak pernah sekalipun terpikirkan sebelumnya.

Unduhan

Diterbitkan

2022-08-31

Terbitan

Bagian

Articles