Melihat Nilai Community pada Semua Makhluk
Kata Kunci:
community, refleksi, mamaliaAbstrak
Dunia hewan selalu membuat manusia kagum. Manusia dan hewan, berdasarkan ilmu biologi, tergolong dalam kingdom yang sama yaitu kingdom animalia. Ada beberapa sisi hewan yang mirip dengan manusia. Manusia berduka dan menangisi kepergian orang yang tercinta, demikian juga hewan, misalnya gajah. Manusia sangat menyayangi anak-anak mereka, demikian juga hewan seperti kucing dan bebek. Ada video yang viral beredar di dunia maya yang memperlihatkan seekor induk bebek yang berjaga di dekat lubang pembuangan air karena anak-anaknya terjebak disana. Sang induk bebek menunggu sampai seorang pemadam kebakaran membantu mengambil anak-anaknya, kemudian mereka berjalan bersama. Orangtua juga akan mendorong anaknya untuk berani dan mau mengalah, demikian juga sang raja hutan. Seekor singa jantan akan pura-pura kesakitan ketika anaknya menggigitnya agar sang anak merasa “menang” dan kuat.
Nilai persaudaraan, community, dihidupi Otter. Otter merupakan hewan yang sangat mendalami nilai persaudaraan. Otter adalah mamalia yang habitatnya di air. Mereka membentuk koloni baik di sungai maupun di laut. Otter biasanya tidur dengan saling bergandengan dan membentuk lingkaran. Berdasarkan kesimpulan studi pemerhati hewan, mereka tidur dengan saling bergandengan agar mereka tidak terbawa arus. Hal ini dilakukan oleh Otter yang habitatnya di laut. Dengan posisi tidur yang membentuk lingkaran, mereka bisa menjaga satu sama lain. Bisa dibayangkan ketika otter yang habitatnya dan kebiasaan tidur di sungai tidak memiliki nilai community, maka setiap harinya akan ada otter yang mati karena terbawa arus.