Pertobatan: Beralih dari Jalan yang Jahat Menuju Tuhan
Kata Kunci:
pertobatan, Tuhan, jalanAbstrak
Manusia mempunyai banyak hasrat dan keinginan duniawi, seperti ingin memiliki pasangan hidup yang kaya, ingin mempunyai kendaraan mewah, tas bermerek, jabatan tinggi, dan sebagainya. Keinginan-keinginan ini tidak dapat terpenuhi jika manusia tersebut belum atau tidak memiliki keuangan yang cukup ataupun kemampuan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Ketika keinginan-keinginan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia akan berusaha mencari berbagai cara agar keinginannya terpenuhi, bahkan dengan cara-cara kotor dan jahat pun dapat dilakukan tanpa berpikir panjang.
Sebenarnya, keinginan-keinginan ini bukanlah suatu masalah apabila manusia dapat menahan keinginan-keinginan tersebut dengan cara atau pola hidup yang penuh syukur. Keinginan-keinginan manusia yang salah tersebut dapat menimbulkan masalah di dalam kehidupannya. Akan tetapi, tidak semua masalah berasal dari manusia itu sendiri. Masalah juga dapat berasal dari Allah untuk membentuk karakter tiap manusia.
Steven L. McShane dan Mary Ann Von Glinow (2000:200) menerangkan bahwa masalah adalah penyimpangan antara keadaan saat ini dan situasi yang diinginkan. Masalah yang terjadi bukan saja datang dari faktor internal, tetapi juga dari faktor eksternal. Oleh karena itu, cara untuk menyelesaikan suatu masalah yang dihadapi tiap-tiap manusia berbeda-beda. Bahkan, ada cara yang dapat menimbulkan dosa apabila manusia tersebut menggunakan cara-cara yang tidak sesuai dengan firman Allah.