Setsubun, Komunikasi Ritual Budaya Jepang Menyambut Musim Semi

Penulis

  • Elsie Oktivera STARKI Author

Kata Kunci:

setsubun, komunikasi, jepang, musim semi

Abstrak

Makna kebudayaan adalah sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan serta hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat dan dijadikan milik manusia dengan belajar. Unsur – unsur budaya adalah Bahasa, organisasi sosial, teknologi dan peralatan, ilmu pengetahuan, kepercayaan, agama, kesenian, yang terdiri dari gagasan atau ide, tindakan dan benda hasil tindakan tersebut (Koentjaraningrat 1990:80).  Salah satu unsur dari budaya adalah sistem kepercayaan yang diwujudkan dalam ritual budaya masyarakat. Komunikasi ritual merupakan komunikasi yang memiliki fungsi sebagai upaya pemenuhan jati diri manusia sebagai individu, sebagai anggota kelompok sosial, serta merupakan salah satu elemen dari alam semesta. Manusia yang melakukan komunikasi ritual menekankan keterlibatannya dalam tradisi budaya masyarakat, keluarga, suku, bangsa, ideologi, maupun agamanya. (Manafe, 2011). Masyarakat Jepang memiliki banyak aktivitas budaya yang terwujud dalam festival (Matsuri) dalam kehidupan sehari – hari. Matsuri yang dilakukan masyarakat Jepang dipengaruhi oleh ajaran Shinto (神道) dan Budha. Shinto merupakan ajaran yang paling lama dan diyakini sebagai kepercayaan asli masyarakat Jepang

Unduhan

Diterbitkan

2022-02-28

Terbitan

Bagian

Articles