Dari Duta Bahasa untuk DKI Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.36914/tarfo.v4.i2.318Kata Kunci:
Duta Bahasa, Mahasiswa Berprestasi, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), KomunikasiAbstrak
Pemilihan Duta Bahasa merupakan ajang pengembangan generasi muda yang bertujuan menumbuhkan sikap positif terhadap penggunaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing sebagai bagian dari identitas dan daya saing bangsa. Artikel ini mengangkat pengalaman penulis sebagai peserta dalam Pemilihan Duta Bahasa DKI Jakarta 2022 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui pendekatan naratif, artikel menggambarkan tahapan seleksi yang meliputi pendaftaran, pembuatan video, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), wawancara, hingga proses menuju final. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga dipengaruhi oleh rasa percaya diri, keterampilan komunikasi, kemampuan beradaptasi, serta dukungan dari lingkungan kampus. Partisipasi dalam ajang ini memberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi berbahasa, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan generasi muda. Pengalaman tersebut membuktikan bahwa mahasiswa memiliki potensi untuk berprestasi di tingkat regional maupun nasional apabila didukung oleh kemauan belajar, kerja keras, dan lingkungan akademik yang mendorong pengembangan diri.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Enjelita Ayu Diana Puspita Sinaga (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.