Mengekspos Makna Film Budi Pekerti

Penulis

  • Frederica Ester STARKI Author

DOI:

https://doi.org/10.36914/tarfo.v5.i2.346

Kata Kunci:

Budi Pekerti, media sosial, etika digital, literasi digital, moral, keluarga

Abstrak

Artikel ini mengulas film Budi Pekerti (2023) karya Wregas Bhanuteja yang mengangkat isu etika, moral, dan dampak media sosial terhadap kehidupan seseorang di era digital. Melalui kisah Bu Prani, seorang guru bimbingan konseling yang menjadi korban viralnya sebuah video di media sosial, film ini memperlihatkan bagaimana opini publik yang terbentuk tanpa memahami konteks dapat menghancurkan reputasi, karier, serta kehidupan keluarga seseorang. Di sisi lain, film ini juga menunjukkan bahwa media sosial tidak selalu berdampak negatif, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memulihkan kepercayaan dan menyampaikan kebenaran apabila digunakan secara bijaksana. Selain mengangkat pentingnya literasi digital, film ini menekankan nilai-nilai kejujuran, empati, tanggung jawab, dan solidaritas keluarga dalam menghadapi tekanan sosial. Dengan alur cerita yang realistis dan didukung penampilan para pemeran yang kuat, Budi Pekerti menjadi refleksi kritis mengenai pentingnya berpikir sebelum menghakimi serta membangun budaya digital yang lebih beretika dan bertanggung jawab.

Unduhan

Diterbitkan

2024-08-15

Terbitan

Bagian

Articles