Resensi Drama Serial “The Legend of Xiao Chuo, Kepemimpinan yang Berani dan Inovatif”
DOI:
https://doi.org/10.36914/tarfo.v2.i2.368Kata Kunci:
The Legend of Xiao Chuo, kepemimpinan, perempuan, pengorbananAbstrak
Drama serial The Legend of Xiao Chuo mengangkat kisah sejarah Dinasti Liao melalui tokoh Xiao Yanyan, seorang perempuan yang memainkan peran penting dalam pemerintahan kekaisaran. Artikel ini bertujuan menganalisis nilai-nilai kepemimpinan, pengorbanan, loyalitas, dan peran perempuan yang ditampilkan dalam serial tersebut. Penulisan menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap alur cerita, karakter tokoh, dan konflik yang berkembang sepanjang serial. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Xiao Yanyan digambarkan sebagai sosok pemimpin yang cerdas, mandiri, berintegritas, serta mampu mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi. Pengorbanannya meninggalkan cinta demi memenuhi tanggung jawab sebagai permaisuri memperlihatkan makna kepemimpinan yang berlandaskan loyalitas, tanggung jawab, dan visi jangka panjang. Selain itu, serial ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara dalam mengambil keputusan strategis dan menjaga stabilitas pemerintahan. Dengan demikian, The Legend of Xiao Chuo tidak hanya menyajikan hiburan berlatar sejarah, tetapi juga menghadirkan refleksi mengenai kepemimpinan, etika politik, dan kontribusi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Evvy Silalahi (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.