Menghadirkan Bunda Elisabeth dalam Kekinian

Penulis

  • Rs. Kurni Setyawati STARKI Author

DOI:

https://doi.org/10.36914/tarfo.v1.i1.373

Kata Kunci:

Bunda Elisabeth, Kongregasi Cinta Kasih St. Carolus Borromeus, spiritualitas, pelayanan, kasih tanpa syarat

Abstrak

Artikel ini mengulas kehidupan dan spiritualitas Bunda Elisabeth, pendiri Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih St. Carolus Borromeus (CB), yang dikenal karena ketotalan penyerahan dirinya kepada Tuhan melalui pelayanan kepada kaum miskin, papa, dan menderita. Pengalaman hidupnya yang dekat dengan mereka yang mengalami penderitaan membentuk keyakinan bahwa melayani sesama merupakan wujud nyata pelayanan kepada Allah. Spiritualitas tersebut menjadi dasar lahirnya karya-karya pelayanan serta menginspirasi berdirinya Kongregasi CB yang hingga kini terus menghidupi semangat kasih tanpa syarat dan belarasa. Artikel ini juga mengkaji makna doa "O Pecinta Hatiku yang Manis" sebagai refleksi mendalam atas relasi personal Bunda Elisabeth dengan Allah. Melalui analisis terhadap setiap ungkapan dalam doa tersebut, tampak bahwa doa ini bukan sekadar ungkapan devosi, melainkan perwujudan pengalaman iman yang intim, penuh kasih, dan menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan panggilan hidup. Nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya tetap relevan sebagai inspirasi bagi kehidupan religius maupun masyarakat luas dalam membangun relasi dengan Tuhan serta menghayati pelayanan yang dilandasi kasih, keikhlasan, dan pengorbanan.

Unduhan

Diterbitkan

2020-02-27

Terbitan

Bagian

Articles