Representatif Kesetaraan Gender pada Film Aladdin
DOI:
https://doi.org/10.36914/tarfo.v1.i1.387Kata Kunci:
Aladdin, Putri Jasmine, kesetaraan gender, perempuan, kepemimpinanAbstrak
Film Aladdin (2019) tidak hanya menyajikan kisah petualangan dan fantasi, tetapi juga mengangkat isu kesetaraan gender melalui karakter Putri Jasmine. Resensi ini membahas bagaimana tokoh Putri Jasmine digambarkan sebagai perempuan yang memiliki kepedulian terhadap rakyat, keberanian menyampaikan pendapat, serta keinginan untuk berpartisipasi dalam kepemimpinan meskipun dibatasi oleh tradisi patriarki di Kerajaan Agrabah. Analisis menunjukkan bahwa karakter Putri Jasmine merepresentasikan perjuangan perempuan dalam memperoleh hak yang setara di bidang sosial dan politik. Melalui berbagai adegan, termasuk lagu Speechless, film ini menampilkan pesan tentang pentingnya keberanian perempuan dalam menyuarakan aspirasi, melawan diskriminasi, dan membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin. Film Aladdin memberikan perspektif bahwa kesetaraan gender dapat diwujudkan melalui kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkontribusi dalam masyarakat tanpa dibatasi oleh norma budaya yang diskriminatif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.