Melampaui Batas Waktu: Warisan Kepemimpinan B.J. Habibie untuk Bangsa

Penulis

  • Irene Tiara Krista Universitas Tarakanita Author
  • Benedicta Karen Jasmine Widayat Universitas Tarakanita Author
  • Trivena Calista Prameswari Universitas Tarakanita Author

DOI:

https://doi.org/10.36914/tarfo.v7.i2.404

Kata Kunci:

B.J. Habibie, Reformasi Indonesia, Krisis Moneter 1997, Demokrasi

Abstrak

Artikel ini mengkaji kepemimpinan Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie pada masa transisi dari Orde Baru menuju Era Reformasi sebagai salah satu periode paling krusial dalam sejarah Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif historis melalui kajian literatur, artikel ini menjelaskan latar belakang krisis moneter 1997 hingga kejatuhan pemerintahan Orde Baru yang mengantarkan Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia. Pembahasan difokuskan pada berbagai kebijakan strategis yang diambil selama masa pemerintahannya, terutama dalam pemulihan ekonomi, reformasi politik, kebebasan pers melalui penghapusan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) dan pengesahan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta penyelesaian persoalan Timor Timur melalui mekanisme referendum. Meskipun masa kepemimpinannya relatif singkat dan diwarnai berbagai tantangan serta kontroversi, kebijakan-kebijakan tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap proses demokratisasi dan pembangunan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka di Indonesia. Artikel ini menyimpulkan bahwa warisan kepemimpinan B.J. Habibie tidak hanya berhasil membawa Indonesia melewati masa krisis, tetapi juga meletakkan fondasi penting bagi perkembangan demokrasi, kebebasan pers, dan reformasi kelembagaan yang masih dirasakan manfaatnya hingga saat ini.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-07

Terbitan

Bagian

Articles