Budaya Merantau Memupuk Kemandirian Menuju Gerbang Keberhasilan

Penulis

  • Jessica Harita STARKI Author

DOI:

https://doi.org/10.36914/tarfo.v1.i2.437

Kata Kunci:

Merantau, Budaya, Pendidikan, wisata alam, Nias Selatan, Generasi Muda

Abstrak

Mungkin kebanyakan orang tidak merasa asing ketika mendengar istilah perantau ataupun merantau. Ya, karena istilah tersebut merupakan istilah yang umum bagi masyarakat luas dan biasa digunakan untuk mendeskripsikan seseorang dari daerah lain yang menempati suatu daerah tertentu, baik untuk mencari pendidikan maupun pekerjaan.Perkembangan zaman yang semakin pesat membawa perubahan yang sangat signifikan bagi setiap lapisan masyarakat. Trend "merantau" ini timbul dari ajaran orangtua yang ingin anaknya berhasil serta mendapatkan pendidikan yang bagus di luar kota. Meskipun demikian, beberapa anak juga memiliki kesadaran untuk menambah wawasan dan mempersiapkan masa depan sehingga merasa perlu dirinya merantau tanpa suruhan orangtua. Lagi-lagi didorong oleh keinginan yang besar untuk maju. Segala persiapan tentu dilakukan dengan sangat matang berharap mampu bertahan ketika tiba di kota tujuan.Kegiatan "merantau" menjadi suatu budaya tersendiri, khususnya bagi masyarakat Nias Selatan. Selama ini Nias Selatan hanya dikenal dari wisata alam dan budayanya. Salah satu yang terkenal adalah Lompat Batu dan Pantai Sorake yang biasa didatangi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk surfing. Namun, budaya lain yang tak kalah menarik dari daerah ini adalah Budaya Merantau.

Unduhan

Diterbitkan

2020-08-28

Terbitan

Bagian

Articles