New Normal, Babak Baru Peningkatan Kompetensi SDM yang Berkeadilan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.36914/tarfo.v1.i2.443Kata Kunci:
New Normal, Penginkatan SDM, Covid-19, Organisasi, KesehatanAbstrak
Sejak muncul dan menyebarnya virus Covid-19 ke berbagai negara, termasuk Indonesia, mengubah pola hidup penduduk dunia. Memasuki tahun 2020 yang awalnya diperkirakan dan diharapkan menjadi momentum bagi peningkatan perekonomian global malah memasuki fase kehidupan normal baru yang ditandai dengan resesi ekonomi. . Rentetan panjang dari pandemi global Covid-19 yang masih kita hadapi hingga saat ini berdampak pada banyak aspek kehidupan. Masalah yang kita hadapi bukan hanya masalah kesehatan, namun juga menyentuh sektor ekonomi, sosial, budaya hingga tentunya komunikasi Cara melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari mau tidak mau menjadi berubah. Hal-hal yang dulu dianggap tidak lazim dilakukan menjadi lazim karena perubahan yang memaksa. Perubahan itu pasti walau sulit dilakukan. Tanpa kita sadari kehadiran Covid-19 mampu mengubah cara hidup penduduk dunia sejak awal tahun 2020 ini secara global. Meminjam sebuah istilah dari Heraclitus yang mengatakan “There is nothing permanent except change” (perhumas.or.id, 2020). Istilah ini sangat terbukti bahwa perubahan itu akan selalu terjadi dan perubahan itu dinamis. Pertanyaannya apakah kita juga siap dan mau berubah, mau beradaptasi dengan kondisi. Beradaptasi bukan berarti berubah dengan terbelenggu. Namun bagaimana kita dapat menaklukan keadaan dengan mengubah sikap hati, pola pikir dan tindakan kita. “Pandemi Covid-19 adalah alarm untuk perubahan” Kehadiran pandemi Covid-19 membuat kita mau tidak mau, suka atau tidak untuk berbenah. Baik itu sebagai individu, maupun institusi. Sebuah institusi tidak akan terbentuk tanpa hadirnya elemen-elemen individu dengan skill sesuai fungsinya. Jika dunia tidak mengalami pandemi, kemungkinan untuk merubah dan memaksa manusia keluar dari zona nyamannya bisa saja sulit terjadi. Kehadiran pandemi ini bukanlah hanya sebatas musibah. Namun sebagai alarm untuk mengingatkan kita semua tentang suatu kehidupan yang harus terus menerus dibaharui.Apa saja yang perlu dibaharui? menurut pandangan saya, pemikiran hati dan kualitas tindakan kita. Memang tidak mudah tapi dengan mengandalkan tuntunan Tuhan, semuanya pasti bisa Selanjutnya siapa yang harus berubah?semua elemen harus mau berubah dan beradaptasi dan berinovasi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.